Jakarta-Humas BKN, Instansi pemerintah hendaknya memanfaatkan Computer Assisted Test (CAT) yang dikembangkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk berbagai kepentingan seleksi dan tes kepegawaian. Hal ini agar pelaksanaan tes berlangsung obyektif dan hasilnya dapat dipercaya masyarakat. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Deny Indrayana saat meninjau pelaksanaan tes akhir bagi calon taruna Akademi Imigrasi (AIM) dan Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) Kementerian Hukum dan HAM di lantai 2 gedung CAT, Senin (7/5). Ikut hadir dalam pelaksanaan tes ini Deputi Kindang S.Kuspriyomurdono dan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Wicipto Setiadi. Wamenkum HAM Deny Indrayana (berbatik biru) memberikan arahan kepada para peserta tes AIM dan AKIPDeny Indrayana lebih lanjut menegaskan bahwa calon taruna yang terpilih untuk mengikuti pendidikan yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan HAM harus cerdas, berintegritas, sekaligus sehat jasmani. “Kami apresiasi CAT yang merupakan salah satu Quick Wins (layanan unggulan) yang digagas dan dioptimalkan oleh BKN ini,” terangnya. Wamenkum HAM Deny Indrayana (tengah) berdiskusi dengan Deputi Kindang S.Kuspriyomurdono (kanan) tentang pemanfaatan CATPelaksanaan tes dengan CAT ini adalah rangkaian akhir bagi calon taruna AIM dan AIP. Tes ini diikuti oleh 102 peserta untuk menyaring 65 orang calon taruna AIP, dan 161 peserta untuk menyaring 130 calon taruna AKIP. “Nilai yang diperoleh masing-masing peserta dalam tes CAT akan dikombinasikan dengan tes kesamaptaan jasmani yang dilakukan sebelumnya” terang Deny Indrayana di depan para peserta tes. (aman-tawur) |
Saturday, May 11, 2013
Rekomendasi Penggunaan CAT untuk Tes Kepegawaian
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment