Sunday, January 13, 2013

FHI : Jangan ada Kesenjangan Antar Guru

oleh DUKUNG FORUM HONORER INDONESIA pada 11 Januari 2013 pukul 18:47 ·


Forum Guru Honorer Indonesia Gunungkidul (FHI) atau Guru Tidak Tetap (GTT) meminta Pemkab memberikan insentif kepada guru honorer negeri.
Selama ini insentif hanya diberikan kepada guru honorer swasta sehingga terjadi kesenjangan yang bisa menimbulkan gejolak jika dibiarkan.
Hal itu diungkapkan Ketua FHI Gunungkidul Supriyono dalam rapat koordinasi bersama anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), dan Kepala Dinas Kesehatan, Kamis (10/1/2013).
“Selama ini insentif diberikan kepada guru honorer yang mengajar di sekolah swasta sementara guru honorer negeri tidak,” kata dia.
Supriyono meminta pemerintah lebih memperhatikan guru honorer yang mengajar di sekolah negeri karena sama-sama memiliki beban dan tanggung jawab.
Ia mengaku, pihaknya tidak asal meminta insentif karena sudah ada anggaran dari Pemda DIY untuk 3.029 guru honorer. Tahun lalu sebanyak 2.055 yang mendapatkan, hanya guru honorer yang mengajar di sekolah Swasta.
“Ini kan ada kesenjangan apalagi 2013 ini insentif dinaikkan dari Rp100.000 perbulan menjadi Rp150.000,” ucapnya.
Supriyono memaparkan, berdasarkan PP No.43/2007,  tenaga honorer yang belum diangkat menjadi PNS berhak mendapatkan insentif bulanan. Yang tidak boleh, kata dia, tunjangan atau gaji.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Disdikpora Gunungkidul, Sudodo mengatakan pihaknya belum memiliki payung hukum yang jelas untuk memberikan insentif karena guru honorer.
“Harus ada payung hukumnya, jangan sampai pemerintah memberikan honor nanti menimbulkan masalah di kemudian hari,” pungkas Sudodo.

No comments:

Post a Comment